Kami Peduli…

“Kami tanya ini-itu, tanda bahwa kami masih peduli kamu nak…”

Aku sering iri dengan teman-teman sebaya yang bebas memakai pakaian sesuai tren mode. Pakaian ketat, celana cutbray, celana pensil. Aku sering sebal dengan ibu dan bapak yang selalu mengecek pakaianku apakah pantas dipakai.

Aku sering iri dengan teman-teman sebaya yang bebas main ke sana kemari tanpa orang tua mereka menanyai. Aku sering sebal dengan ibu yang sms dan telepon berulang kali jika aku pergi.

Aku sering iri dengan teman-teman sebaya yang diberi kebebasan keluar malam hari.

Aku sering iri dengan teman-teman sebaya yang menonton tivi tanpa kedua orang tua menemani.

Itu dulu.

Sekarang… Aku mulai memahami. Terasanya baru saat besar. Semua demi kebaikan diri. Bersyukur tiada bertepi. Beliau berdua bisa jadi sering sedih ketika aku melayangkan protes “kenapa gak boleh begini?”

Kau masih dibatasi? Kau masih ditanyai? Kau masih dimarahi? Kawan, bersyukurlah bahwa itu tandanya orang tuamu masih peduli. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s